Pemegang saham PT Adaro Energy Tbk, yang juga presiden
direktur PT Saratoga Investama Sedaya yang dimasukkan dalam urutan 58 dari 150
orang terkaya di tahun 2009 Globe Asia. Pengusaha sukses sebelum usia 40 tahun
ia menjabat sebagai ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk
periode 2005-2008, aktif di Kamar Dagang Indonesia dan Industri (Kadin),
anggota KEN (Komite Ekonomi Nasional) dan Bendahara ICMI (Ikatan Cendekiawan
Muslim Indonesia).
Sandiaga Salahuddin Uno lahir di Rumbai, Riau pada tanggal 28 Juni 1969.
Pria yang kerap disapa Sandi ini adalah anak Henk pasangan dan Mien R Uno.
Sebelum dikenal sebagai seorang pengusaha sukses, seperti sekarang, Sandi
memajukan karirnya sebagai seorang pekerja kantor. Setelah lulus dari Wichita
State University, Amerika Serikat, dengan pujian summa cum laude, pada tahun
1990 ia mendapat kepercayaan dari perintis William Soeryadjaja Astra Group untuk
bergabung sebagai karyawan Bank Summa. Itu adalah awal dari sejarah bekerja
dengan keluarga taipan.
Tahun baru kerja, ia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di
George Washington University, Amerika Serikat dan lulus dengan IPK 4,00
kumulatif. Kemudian, pada tahun 1993 ia bergabung dengan Investasi Seapower
Asia Limited di Singapura serta manajer investasi di MP Grup Holding Limited
sejak tahun 1994. Setahun kemudian, ia pindah ke NTI Resources Ltd di Kanada
dan menjabat sebagai Wakil Presiden Eksekutif.
Menghasilkan ketika mencapai US $ 8.000 per bulan. Sayangnya, keberhasilan
menikmati baru tiga-tahun di topping perusahaan, ia harus rela tersingkir dari
kursi dari badai krisis moneter pada tahun 1998 empuknya yang menyebabkan NTI
Resources Ltd bangkrut. Semua susah payah tabungan diinvestasikan di pasar
saham juga membantu terdampar oleh runtuhnya pasar saham global.
Tidak menguntungkan kondisi pertumbuhan yang membuatnya tidak mungkin lagi
untuk terus bertahan di tanah sehingga ia memutuskan untuk kembali ke negara
itu. Sesampainya di Indonesia, karena tidak mampu membayar sewa, dia terpaksa
pindah dengan orang tuanya. Situasi dibuat hampir putus asa.
Di tengah kegamangannya, ia mulai berpikir bahwa dia tidak ingin menjadi
seorang karyawan lagi karena tidak bisa mandiri secara finansial. Krisis
moneter yang parah yang melanda perekonomian dunia yang akhirnya menyebabkan
keinginannya untuk mencoba dunia kewirausahaan.
“Sebagai pengusaha, saya akan lebih mandiri secara finansial daripada menjadi
seorang karyawan,” katanya. Karir Noor Asiah suami sebagai pengusaha dimulai
pada tahun 1997 dengan mendirikan sebuah perusahaan penasehat keuangan disebut
PT Recapital Advisors ia mulai dengan teman SMA-nya, Rosan Roeslani.
Sejak itu, Sandi mulai mempelajari seluk beluk bisnis. Orang yang paling
bertanggung jawab atas naluri bisnisnya yang diasah William Soeryadjaya. Paman
Will, sehingga ia digunakan untuk menyambut orang keturunan Tionghoa, “Saya
masih ingat, ia sering duduk bersama-sama (William Soeryadjaja, Ed.) Kami
membahas waktu yang lama, bisa berlangsung berjam-jam. Semangat Wirausaha
sangat tangguh,” kenangnya . William tidak ada bisnis untuk berbagi pengetahuan
sandi pelit.
Pada tahun 1998, ia bekerja sama dengan salah satu dari anak-anak William
Edwin Soeryadjaya untuk mendirikan sebuah perusahaan investasi bernama PT
Saratoga Investama Sedaya. Lini bisnis termasuk produk pertambangan,
telekomunikasi dan kehutanan. Saratoga memiliki saham besar di PT Adaro Energy
Tbk, terbesar kedua batubara perusahaan di Indonesia, yang memiliki cadangan
sebesar 928 juta ton batubara. Hubungan jaringan Bersenjata dengan perusahaan
dan lembaga keuangan dalam dan luar negeri, Sandi mulai menjalankan bisnis
barunya.
Usahanya adalah untuk mengumpulkan modal investor untuk mengakuisisi
perusahaan mengalami kesulitan keuangan. Dia membeli perusahaan yang berada di
pagar dan berada dalam perawatan dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional
(BPPN) – kemudian berubah menjadi Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Kemudian
dijual kembali dengan nilai yang tinggi ketika krisis kinerja perusahaan yang
stabil dan menguntungkan. Dari alasan bisnis, nama terjebak dan dikantonginya
pundi-pundi dolar sandi. Ada 12 perusahaan yang telah diambil alih. Beberapa
perusahaan telah dijual, termasuk PT Citra Darmaja Dipasena, PT Bank Tabungan
Pensiunan Nasional (BTPN), Hotel Grand Kemang, dan PT Astra Microtronics.
Menurut profil
pengusaha muda sukses ini, keterampilan untuk menjadi pengusaha
harus dididik sejak kecil. Ia mencontohkan pemenang Shell Penghargaan Pengusaha
yang telah memulai bisnis ini sejak mereka remaja. “Saya kagum dengan mereka.
Bakat mereka harus dipelihara untuk kekuatan ekonomi Indonesia di masa
mendatang,” katanya. Dia melihat pengusaha Indonesia berada dalam krisis.
Seiring waktu, para Sandi bisnis yang berkembang pesat. Menggurita
bisnisnya, mulai pertambangan, infrastruktur, perkebunan, hingga asuransi.
Sandi Sukses semakin terasa istimewa karena ia berhasil mencapai sukses di usia
masih relatif muda. Pada tahun 2009, namanya bahkan dalam daftar 150 orang
terkaya Globe Asia. Di antara mereka dalam daftar, ia merupakan salah satu
pengusaha termuda di posisi ke-58 dengan kekayaan US $ 220 juta atau sekitar
Rp22 triliun.
Pada waktu itu, bapak dua anak hanya terkejut menemukan namanya dalam
daftar. “Saya tidak tahu, mereka dapat dari mana data itu. Saya juga tidak
pernah merasa laporan kekayaan saya kepada suatu lembaga atau seseorang, saya
benar-benar percaya bahwa bisbol kekayaan saya yang banyak,” candanya seperti
dikutip oleh harian Media Indonesia.
Jika banyak orang yang memilih sebagai pengusaha
muda yang sukses, setuju, dan ia hanya bisa bersyukur. Apalagi jika
sedikit menoleh ke belakang, krisis pahit pada tahun 1998 bahkan membuat Sandi
bersyukur. Jika tidak, mungkin sampai sekarang, ia masih berstatus sebagai
karyawan.
Di satu sisi, krisis merupakan berkah bagi password. “Saya selalu percaya
setiap masalah ada solusinya,” katanya. Sandi mampu “memanfaatkan” momen krisis
bagi perusahaan untuk melebarkan sayap. Pada saat itu perusahaan atas banyak
yang menderita tak berdaya.
Nilai aset mereka runtuh. Didirikan investasi perusahaan Sandi dan
rekan-rekannya berencana segera. Mereka meyakinkan investor asing untuk ingin
menyuntikkan dana ke negara itu. “Itu yang paling sulit, bagaimana untuk
memastikan bahwa Indonesia masih memiliki prospek.”
Pengalamannya bangkit dari himpitan krisis, pengakuan tersebut tidak lepas
dari tangan Allah yang memberinya kesempatan. “Saya tidak akan menemukan
kesempatan yang tidak terbentur pada situasi yang ketat,” katanya. Dengan
mengutip sebuah ayat dari Al-Quran berarti, “Setiap kesulitan selalu mudah di
bagian belakang,” majikan agama ini thread yang menarik dari pengalaman hidup,
perjuangan atau melawan.
Meskipun lahir dari orang tua yang dikenal sebagai seorang pengusaha, dia
menyatakan tak pernah siap untuk menjadi pengusaha. “Orang tua lebih suka saya
bekerja di perusahaan, tidak terjun ke wirausaha,” kata pria yang penggemar
basket. “Menjadi pilihan pengusaha,” akunya. Oleh karena itu, dia tidak
berpikir seperti seorang pengusaha yang telah bertindak sejauh ini. “Saya
seorang pengusaha kecelakaan,” katanya, lalu tertawa.
Meskipun predikat sebagai pengusaha muda, ia mengaku sudah terlambat. “Saya
seorang pengusaha pada usia 28. Apakah aku merasa sudah terlambat,” katanya.
Sandi aktif dalam Chamber Indonesia Dagang dan Industri (Kadin) sejak tahun
2004 sampai dengan September 2010 ini merasa bertanggung jawab untuk memberikan
pengusaha kelahiran di Indonesia.
Untuk itu, menurut profil pengusaha muda sukses ini, keterampilan untuk
menjadi pengusaha harus dididik sejak kecil. Ia mencontohkan pemenang Shell
Penghargaan Pengusaha yang telah memulai bisnis ini sejak mereka remaja. “Saya
kagum dengan mereka. Bakat mereka harus dipelihara untuk kekuatan ekonomi
Indonesia di masa mendatang,” katanya. Dia melihat pengusaha
Indonesia berada dalam krisis.
Dalam kontras dengan dunia politik yang ditandai dengan jumlah orang yang
bersedia mencalonkan diri di parlemen. Sandi, dalam pemilu legislatif tahun
2009 saja, lebih dari 500 ribu orang mendaftar sebagai calon. Sementara
pengusaha untuk menarik 100 ribu saja sulit. Kepedulian itulah yang membuatnya
enggan terjun ke dunia politik. Dengan sedikit bercanda nada, ketua Asosiasi
pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2005-2008 dikatakan, “kebutuhan
Indonesia pengusaha Politisi memiliki banyak..”
Di balik kisah suksesnya aturan dunia bisnis, ada penyesalan kecil yang
terjebak dalam pikirannya. Karena waktu dihabiskan mengurus bisnis dan kegiatan
organisasi, Sandi mengaku merasa bersalah pada keluarganya karena kurangnya
waktu yang cukup untuk bahkan berbaur.
Meski begitu, ia mencoba setidaknya setiap akhir pekan adalah hari untuk
keluarga, itu sangat terbatas. Tempat favorit untuk bersantai dengan keluarga
sementara sedikit adalah Senayan. Setiap Sabtu ia rutin berolahraga bersama
keluarganya. Olahraga favoritnya adalah joging dan golf.
Setelah itu, ia ditemani dua anaknya untuk berjalan di mal meskipun ia
kurang cenderung menghabiskan waktu di tempat itu. Tapi demi bayi bahagia, ia
bersedia memberikan yang terbaik. Oleh karena itu, Sandi sering melamun bahwa
satu hari tidak 24 jam. “Jika itu adalah hari ditambah empat jam, tambahan
empat jam akan dihabiskan dengan keluarga saya,” katanya.
Sebuah Sukses
Pengusaha Muda sebagai Pengembang Properti. Pada usia 22 tahun, Bong
Chandra telah berhasil membangun perumahan pertama proyek 5 hektar dengan nilai
investasi Rp 180 miliar. Ia juga seorang penulis dan seorang Bestseller
Motivator yang telah diundang untuk memberikan motivasi Perusahaan Terbesar di
Dunia pada tahun 2009 (versi Frotune 500). Pada tulisan ini, Bong Chandra telah
memberikan motivasi kepada lebih dari 2 juta orang di seluruh Indonesia.
Bong Chandra adalah anak kedua dari tiga bersaudara, lahir di Jakarta, 25
Oktober 1987. Bong Chandra lahir di sebuah keluarga sederhana dan segala
sesuatu selalu terpenuhi. Sejak kecil sampai SMA tidak ada prestasi yang telah
dicapai Bong chandra. Dia sebelumnya adalah inferior dan tidak memiliki banyak
teman, kecilnya, dan menderita penyakit asma membuatnya merasa lebih kecil. Dia
juga tidak pernah mendapatkan piala 1 meskipun, dan tidak pernah memenangkan
perlombaan dan kompetisi.
Hal ini lebih diperparah ketika krisis ekonomi melanda Indonesia pada tahun
1998. Pada saat itu, keluarga Bong Chandra kebangkrutan. Awalnya Bong Chandra
tidak tahu apa yang terjadi, tapi ia mulai menyadari ketika melihat sendiri
dipasang pengumuman bahwa rumah ini “TERJUAL”. Situasi menjadi semakin buruk
ketika keluarganya harus berutang ribuan dolar untuk membayar kuliah pengusaha
muda yang sukses ini.
Situasi ini sangat sulit untuk benar-benar membentuk Bong Chandra menjadi
seorang pemuda yang lebih kuat daripada usianya. Pada usia 18 tahun, Bong
Chandra memulai usahanya dengan teman – teman. Dalam bisnis perintis saat itu,
Bong Chandra banyak mendapatkan hinaan dan comooh dari orang di sekitarnya.
Dengan sepeda motor babak belur, ia terus merintis hari kerja dan malam. Pergi
keluar kota saja, naik dalam ransum yang sangat sederhana untuk makan siang
hanya $ 1.200. Hujan dan panas biasanya diderita oleh Bong Chandra.
Penolakan – penolakan yang dihadapi oleh pengusaha
muda yang sukses ini membuatnya tumbuh menjadi lebih kuat.
Orang-orang yang meremehkan dan menolaknya sebelum benar-benar melemparkan kayu
ke dalam bara api pembakaran. Alih – agak turun, Bong Chandra harus merasa
tertantang untuk membuktikan kepada mereka yang meragukan. Sekarang Bong
Chandra telah terbukti prestasi yang luar biasa bagi orang – orang yang
digunakan untuk memiliki keraguan.
Saat ini Bong Chandra telah memimpin enam perusahaan dan mengawasi karyawan
staf 250, antara lain, PT. Triniti Pioneer Property, PT. Bong Chandra Sukses
Sistem, PT. Gratis Cuci Mobil Indonesia, dan PT BC Kuliner Indonesia. Bong
Chandra juga merupakan Pengembang yang juga telah selesai membangun bernama
Ubud Perumahan Desa di wilayah Jakarta Selatan 5,1 hektar dengan investasi
sebesar Rp 180 miliar.
Bong Chandra juga penulis Kekayaan Best Seller terbatas yang saat ini
terjual hampir 100.000 eksemplar. 100% dari penjualan buku akan royati
dsumbangkan ke Vincent Yayasan Jakarta Pusat, selain Bong Chandra juga menulis
buku lain berjudul The Science of Luck yang juga Best Seller.
Dia juga memberikan motivasi kepada lebih dari 2 juta orang di TV ONE.
Seminar selalu dihadiri oleh ribuan orang, sejak awal 2010, Bong Chandra telah
mengadakan seminar 10x masing2 3000 orang menghadiri.
Pada tahun 2009 pengusaha
muda yang sukses ini diundang untuk
memberikan motivasi di Perusahaan Terbesar di Dunia (versi Fortune 500). Bong
Chandra juga telah diundang oleh beberapa perusahaan seperti Shell, Bank BRI,
Bank Mandiri, Panin, Commonwealth, Yamaha, Ciputra Group, PLN, Gramedia,
Prudential, Sunlife, CNI, TVS Motor, TVI, Real Estate Indonesia, dan masih
banyak lagi .
Semua prestasi di awal utang bahkan NOL. Ini membuktikan bahwa hal yang
paling penting adalah bukan siapa Anda, tetapi apa yang Anda inginkan besok.
3. A Kasoem
Kisah sukses
seorang pengusaha ini adalah pribumi pertama merintis usaha kacamata
di Indonesia. Dia memulai bisnis sejak tahun 1930-an itu kemudian dikembangkan
dengan berbagai merek, seperti A Kasoem, Lily Kasoem, dan Cobra.
Nama kacamata Kasoem yakin tidak asing di telinga masyarakat Indonesia,
terutama bagi mereka yang tinggal di kota Garut dan Bandung. Namun, mungkin
tidak banyak yang tahu bahwa toko telah tersebar di seluruh negeri itu
dipelopori oleh seorang pengusaha terkemuka dari Jawa Barat disebut Atjoem
Kasoem atau lebih dikenal dengan Kasoem A.
Kasoem Seorang lahir di desa Bojong, Kadungora, Garut, Jawa Barat, 9
Januari 1917. Penghasilan ayah yang bekerja sebagai petani, membuat Kasoem
kecil terbiasa hidup sederhana. Untuk setiap urusan pendidikan, ia melewati
hanya berhasil tingkat Dewasa siswa taman College Park. Namun, kendala ekonomi
tidak mematahkan semangatnya.
Sebelum dikenal sebagai pengusaha sukses, Kasoem bergabung membela
kemerdekaan Indonesia. Ini bahkan telah lakukan sejak saya adalah seorang
mahasiswa belajar di taman dengan berbagai organisasi yang terlibat dalam
gerakan. Dari sana, ia kemudian mendapat kesempatan untuk mengenal banyak
pemimpin perjuangan sebagai Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta.
Setelah SMA, Kasoem bekerja pada sebuah toko kacamata yang terletak di
Jalan Braga, Bandung. Toko tersebut dimiliki oleh orang Jerman bernama Kurt
Schlosser. Dari majikan, Kasoem kemudian banyak belajar tentang seluk-beluk
bisnis kacamata. Perlahan-lahan, dengan modal sepeda, Kasoem memulai usahanya
jalan berkeliling dari pintu ke pintu untuk menjajakan barang dagangannya
gelas.
Sebelum dikenal
sebagai pengusaha sukses, Kasoem bergabung membela kemerdekaan
Indonesia. Ini bahkan telah lakukan sejak saya adalah seorang mahasiswa belajar
di taman dengan berbagai organisasi yang terlibat dalam gerakan. Dari sana, ia
kemudian mendapat kesempatan untuk mengenal banyak pemimpin perjuangan sebagai
Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta.
Akhirnya, setelah beberapa tahun, berkat semangat kerja keras dan
ketulusan, Kasoem berhasil membuka toko mereka sendiri dalam gelas Jalan
Pungkur yang merupakan toko kacamata pertama dibuka oleh penduduk asli.
Kacamata bisnis perlahan-lahan berkembang dan berhasil memperluas
cabang-cabangnya ke kota-kota besar di Indonesia seperti Solo, Yogyakarta,
hingga ibukota Jakarta. Usahanya terus berkembang itu memberinya kesempatan
untuk membantu orang-orang yang aktif dalam gerakan nasional. Karena
kontribusinya, interaksi antara pejuang menjadi lebih luas. Dalam perjalanan
karirnya, Kasoem memang membantu dan dibantu sejumlah pemimpin gerakan.
Ketika tentara Jepang masih berkuasa di Indonesia, kacamata Kasoem dapat
memiliki di Jalan Braga, Bandung bantuan Ki Hajar Dewantara dan Bung Hatta.
Setelah proklamasi kemerdekaan, Belanda kembali ke Indonesia mendominasi.
Selama revolusi itu, Kasoem ingin aktif di Palang Merah Indonesia. Tapi
kemudian, ia terpaksa mengungsikan keluarganya ke Klaten, Jawa Tengah, Bandung
Lautan Api saat kejadian meletus pada tanggal 24 Maret 1946. Kemudian, atas
saran dari Bung Hatta, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden, Kasoem
toko di Yogyakarta gelas dan kacamata hitam polishing pabrik di Klaten.
Setelah pengakuan kedaulatan Indonesia, kisah sukses
seorang pengusaha ini kembali ke Bandung. Sayangnya, gelas toko di
Jalan Braga telah dikendalikan oleh orang Cina. Tidak ingin hanya menerima
nasib, Kasoem mencoba untuk mengambil kembali dengan mengajukan gugatan di
pengadilan sampai akhirnya berhasil mendapatkan kembali toko. Pada tahun 1955,
ia membuka tokonya dan membuka jaringan di berbagai daerah.
Lima tahun kemudian, ia pergi ke Jerman Barat untuk menambah pengalaman dan
wawasan karena tidak puas dengan keahliannya. Di sana ia belajar optik dan
magang di pabrik-pabrik yang dimiliki oleh Dr Herman Gebest sampai akhirnya
mampu menguasai ilmu pembuatan kacamata baik secara teoritis maupun praktis.
Setelah perasaan mendapat ilmu yang cukup, Kasoem kembali ke negara itu. Pada
tahun 1970, ibukota bank, ia mendirikan pabrik di kampung nya lensa bifokus,
Kadungora, Garut, Jawa Barat. Tanaman ini merupakan pabrik pertama di Indonesia
dan terbesar di Asia pada saat itu. Namun, krisis tahun 1997 yang mengguncang
perekonomian Indonesia membantu berdampak pada kelangsungan hidup tanaman.
Krisis yang sangat kuat, akhirnya membuat pabrik yang diresmikan oleh Adam
Malik adalah bangkrut.
Di antara sibuk membangun bisnis yang dimulai sejak 30-an itu, antara tahun
1961-1971, kisah sukses
seorang pengusaha ini masih mengambil waktu untuk menjadi dewan
mahasiswa atau nomor pembangun kurator universitas dan organisasi mahasiswa
Indonesia, seperti Institut Bandung Teknologi, Universitas Padjadjaran
Universitas Pasundan dan Perhimpunan Pelajar Indonesia.
Kasoem Seorang meninggal di London pada tanggal 11 Juni 1979. Kacamata
bisnis kemudian diteruskan oleh delapan putra dan putri dan cucu dengan
menggunakan nama merek yang berbeda, seperti A Kasoem, PT Kasoem, Lily Kasoem
dan Cobra, yang sampai sekarang telah tersebar di sejumlah kota besar seperti
Jakarta, Bandung, Solo , Yogyakarta, Cirebon, beberapa kota di luar Jawa. Kasoem
telah menyebar bisnisnya dalam semangat delapan anaknya sejak usia dini.
Menurut salah Ruba’ah putrinya, ayahnya tidak akan memberikan uang saku kepada
anak-anak mereka jika tidak membantu pekerjaan di optik.
Bakrie lahir di Jakarta, 15 November 1946, ia adalah anak sulung dari
keluarga Achmad Bakrie, Bakrie Grup pendiri dan Ical akrab dipanggil. Setelah
menyelesaikan studi di Fakultas Institut Teknologi Bandung Listrik pada tahun
1973, Ical memilih untuk fokus pada pengembangan keluarga, dan terakhir sebelum
menjadi anggota kabinet, dia memimpin Kelompok Bakrie (1.992-2.004). Selama
bekerja di dunia usaha, Ical juga aktif dalam pengelolaan sejumlah organisasi.
Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, ia menjabat sebagai
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) selama dua periode (1994-2004).
Pada tahun 2004, tentang
pengusaha sukses ini memutuskan untuk mengakhiri karier di dunia
usaha, setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan
Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu 2004-2009. Dan sejak terpilih sebagai Ketua
Umum Partai Golkar 2009-2010, mencurahkan waktu dan energi untuk mengurus
partai.
Sebagai pengusaha Bakrie Indonesia juga ketua Golkar sejak 9 Oktober 2009.
Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di
Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga menjabat sebagai Menteri
Koordinator Bidang Perekonomian dalam kabinet yang sama, tetapi posisi berubah
dalam perombakan yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal
5 Desember 2005.
Tentang
pengusaha sukses ini pernah disebut-sebut sebagai orang terkaya di
Asia Tenggara. Dia dibilang pengusaha paling cemerlang dalam sepuluh tahun
reformasi di Indonesia. Selain keluar dari krisis ekonomi yang mengancam
perusahaan, Bakrie Group, bisa menduduki posisi penting di pemerintahan.
Bakrie keluarga juga telah disebut oleh majalah Forbes Asia sebagai orang
terkaya di Indonesia pada 2007. Dia tidak membantah tetapi juga tidak
menanggapi secara berlebihan. Apa rahasia sukses bisnis keluarga ini? BERITA
gembira itu bertiup dari Singapura. Dari Negeri Singa sebabnya majalah Forbes
Asia edisi 13 Desember 2007 dilaporkan. Isi, seperti tahun-tahun sebelumnya,
menampilkan daftar orang-orang terkaya super alias terkaya dari Indonesia. Dan
ribut-ribut, juara untuk tahun ini adalah Bakrie, seorang pengusaha dan
politisi yang telah terpuruk dalam krisis ekonomi satu dekade lalu.
Banyak orang tersentak. Bagaimana mungkin Ical Bakrie-panggilan akrab yang
sebelumnya berada di tempat keenam dengan kekayaan US $ 1,2 miliar, kini
menyodok ke atas? Jawabannya, menurut Forbes penelitian, terletak pada
kemampuannya melipatgandakan pundi-pundi kekayaan.
Dalam setahun, kekayaan keluarga Bakrie melonjak hampir lima kali lipat
dari tahun sebelumnya menjadi US $ 5,4 miliar atau sekitar Rp 50,2 triliun!
Berkat prestasi ini, Aburizal langsung menggusur lima taipan atas sekali. Boss
Raja Garuda Mas Grup, Tanoto, yang tahun lalu dinobatkan sebagai orang terkaya,
kini turun satu peringkat ke urutan runner-up.
Bakrie Group sedang beruntung. Menurut seorang bankir investasi, kelompok
usaha menikmati berkat dua sekaligus: harga komoditas melonjak di pasar dunia
dan awal dari investor global di pasar modal.
Basrizal Koto (lahir di Pariaman, Sumatera Barat pada
tahun 1959) adalah pengusaha sukses dari Sumatera Barat, Indonesia. Basrizal
atau yang biasa disebut Basko sukses berbisnis di banyak bidang, seperti:
media, percetakan, pertambangan, peternakan, perhotelan properti, dan.
Kehidupan kisah para
pengusaha sukses
Basko lahir di desa Field, Pariaman dari pasangan Ali
Absyar dan Djaninar. Masa kecilnya sangat pahit, yang Basko merasa hanya makan
sekali sehari, di mana untuk makan sehari-hari ibu harus meminjam beras ke
tetangga. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani yang mengolah gabah. Karena hidup
sulit, ia meninggalkan ayahnya yang pergi bermigrasi ke Riau. Sang ibu telah
memanggil ketabahan dalam menghadapi kehidupan selalu hati Amak imprint.
Meski sempat di sekolah sampai kelas lima, kisah para
pengusaha sukses ini akhirnya menyimpulkan bahwa kemiskinan harus
diperangi tidak untuk dinikmati. Izin dari ibunya, ia juga memilih untuk pergi
merantau ke Riau dibanding bersekolah. Sebelum pergi, ia mengatakan kepadanya
untuk menerapkan 3 K dalam hidup, yang sangat pandai berkomunikasi, manfaatkan
peluang dan kemungkinan, serta bekerja dengan komitmen yang tinggi. 3 K yang ia
diterapkan dalam bisnis. Hal pertama yang ia lakukan adalah datang ke terminal
luar negeri setelah fajar untuk mencari pekerjaan untuk menjadi konduktor.
Berkat kemampuannya berkomunikasi, maka hari pertama dia mampu membantu
pengemudi oplet. Ketika Anda pertama kali menjadi konduktor, ia bekerja siang
dan malam untuk memungkinkan rumah sewa menyewa untuk menampung keluarga.
Perjalanan
Bisnis kisah para
pengusaha sukses
Basko akal dan visioner yang memulai bisnis dengan
menjual pisang. Meskipun tidak ada uang tetapi dengan kepercayaan, pete yang
belum dibayar dibawa ke restoran Padang dan dijual dengan perbedaan harga yang
lebih tinggi. Hidupnya penuh warna dan keinginan untuk mengubah nasib dirinya
mencoba berbagai profesi mulai dari konduktor, driver, pembangun, penjahit
sampai menjadi dealer mobil.
Terampil komunikasi, jaringan, menepati janji, dan
menjaga kepercayaan akhirnya membawa kesuksesan untuk menaklukkan kemiskinan,
membangun kerajaan bisnis, dan menciptakan lapangan kerja. Jumlah perusahaan
yang manajemen kini telah mencapai 15 perusahaan, dan sejak 2006 dia juga
terjun ke bisnis pertambangan batu bara di Riau, menyediakan TV kabel dan
layanan internet di Sumatera.
Beberapa perusahaan yang masuk Grup MCB miliknya
adalah PT Basko Minang Plaza (pusat perbelanjaan), PT Cerya Riau Diri Printing
(CRMP) (pencetakan), PT Cerya Zico Utama (properti), PT Jaya Bastara Muda
(tambang batubara), PT Riau Agro Mandiri (penggemukan, impor dan ekspor
ternak), PT Agro Mandiri Riau Perkasa (pembibitan, pengalengan daging), PT
Indonesian Mesh Network (TV kabel dan Internet), dan PT Hotel Best Western dan
sekarang berganti nama menjadi Premier Basko Hotel Padang. Dia juga memiliki
anak. Premier Basko Hotel Padang sebuah hotel bintang lima terdiri dari 180
kamar yang beroperasi di Padang, Sumatera Barat. Proyek yang saat ini sedang
berlangsung bersama dengan kota Pekanbaru Superblok Kota Riau Riau Hijau
terletak di jantung kota Pekanbaru berdiri di lahan seluas 2 hektar dengan
konsep superblok yang terdiri dari 7 lantai dan 3 Centre Tower Shopping masing
Tower Apartment , Tower Condotel / Condominium Hotel dan Office Tower 1.
Dikutip dari sumber :https://profilpengusahasuksesindonesia.wordpress.com/
Dikutip dari sumber :https://profilpengusahasuksesindonesia.wordpress.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar